Agrinas Harus Bertanggung Jawab Kepada Nasip Para Karyawan


Pakarnewsriau - INHU - PT. SAL ( Silantai Agro Lestari ) yang bergerak dibidang perkebunan kelapa sawit di Desa talang perigi kecamatan Rakit Kulim Kabupaten Inhu yang mempunyai Perkebunan sawit seluas kurang lebih 600 Ha diduga telah take over ke Perusahaan PT. GMP.

Wiston Pandiangan Ketua HUKATAN KSBSI dikonfirmasi awak media mengatakan ,"  Ketika Pt. SAL telah take over ke PT. GMP, seharusnya PT. SAL selesaikan dulu hak hak karyawan yang sudah puluhan tahun bekerja sesuai masa kerjanya.

Jangan kemudian pekerja buruj dijadikan karyawan baru di PT. GMP mengelolah kebun tersebut.

Ketika karyawan hanya sifatnya berpindah perusahaan selesaikan haknya sesuai aturan, contohnya, " jika mereka dipekerjakan dan dihitung masa kerjanya dari PT. SAL tidak masalah, artinya masa kerjanya tak hilang.

Tapi kalau tak dihitung, putihkan dulu mereka, payar pesangon, bayar masa kerja, bayar yang 15 persen dari pesangon yang diterima, setelah selesai baru bekerja diperusahaan baru.

Ditambahkannya, Disnaker Inhu harus bekerja disana jangan hanya menonton. Karena sampai detik ini kita tidak pernah mendengar stateman dari Disnaker bahwa pekerja buruh di PT. SAL sudah diselesaikan hak haknya, publik menunggu ini.

Saya sebagai ketua serikat tidak pernah dikabarkan hal ini.

Kemana mereka mengadu ya Disnaker. Ini akan saya kejar. Terus pencatatan serikat buruh di PT. SAL ada di Disnaker.

Mereka resmi berserikat jangan didiamkan. 

Tapi kalau sudah diselesaikan hak mereka bagus. Dalam waktu dekat saya akan meninjau kelapangan apakah hak hak pekerja sudah diselesaikan atau hanya diberikan janji, karena mereka warga tempatan yang tidak mengerti administrasi, kalau ini dibiarkan tenggelam, ujarnya".

Asmuri AS Meneger PT. SAL dikompirmasi mengatakan," Pt. SAL tidak ada take over, hanya saja di ambil oleh Agrinas dan diberikan penanganan kepada pihak ke tiga PT GMP. Kalau karyawan statusnya tetap, belum ada keputusan dari Menegemen Perusahaan Pt. Sal, kata asmuri.

Dikatakannya juga, karyawan masih bekerja seperti biasa belum ada keputusan. Yang aktif karyawan Keamanan dan bulanan, semua karyawan berjumlah 40 orang.

Jika ada informasi karyawan lebih dari 100 orang itu tidak benar, tutupnya. 18/02/26. PINTEN S.

Lebih baru Lebih lama