Pakarnewsriau - INHU - Bersumber dari dana desa tahun 2025 untuk ketahan pangan yang bersumber dari 8 desa 20% untuk ketahanan pangan disebut asal jadi .
Pasalnya dana yang cukup fantastis tersebut dibuat dengan sederhana,andaikan dibangun gedung udah mewah,
"Kalau di bangun rumah udah mewah bg, atau kandang yang udah pakai AC" ungkap salah satu warga belilas saat di konfirmasi awak media .
"Kami selaku pihak direktur sudah memberikan kritik ,dan sudah kami sampaikan" ungkap endang selaku direktur utama Bumdesma.
"Sdh dikoordinasikan dg inspektorat kab dan akan dijadwalkan utk menindaklanjuti atas permasalahan yg ada di Bumdesma Seberida🙏"ungkap ibu Erlina selaku kadis PMD.
"Dari mana tekornya kan sudah diperhitungkan dari awal sebelum dikerjakan"ungkap Sugiono selaku kades
"Kalau yang bengkok itu dulu tepat di tanah ada sawit satu tertanam cuman udah kita kerok,terus waktu mau di cor ,tak payah lagi pak ayam udah mau masuk,ujar direktur,kalau di papan kegiatan itu bukan luas bangunan tapi luas tanah,kalau untuk luas yang kami terima itu hanya 7 meter lebarnya ,jadi kami tambahi setengah meter jadi 7,5 meter di kali dua kandang,kami banyak tekor karna tim konsultan yang kami suruh untuk membeli sebagian bahanya. "ungkap Joni diduga mengelak selaku pemilik CV satu putri dua putra Pasaribu .
Diminta Kejari Rengat Periksa Pimpinan CV satu putri dua putra Pasaribu selaku pemenang tender pembuatan kandang ayam di desa Petala Bumi.(Elly s)
