Rusaknya Citra Kepsek Inhu, Uang Pemberian Propinsi ke Anak Didik Disunat

 


Pakarnewsriau - INHU - Untuk menunjang pengetahuan anak didik, sekitar 20 sekolah SD N dengan 10 siswa / siswi perwakilan masing masing sekolah di Kabupaten Inhu, Balai Bahasa Propinsi Riau adakan lomba mengulas buku cerita literasi. 

Sekolah yang ikut serta tersebut adalah : SD N. 022, SD N 13, SDN 003,  SD N 002, SD N 05  S. Raya, SD N 005 P. Heran, SD N 004 Belilas, SD N 031, SD N 001, SD N 004 R. Bakung, SD 012, SD 014, SD 016, SD 023, SD 025, SD 014, SD N 010, SD N 005 S. Sagu, SD N 008. Masing masing sekolah mewakili kelas 3 dan kelas 5.


Dalam lomba tersebut, pengguna kegiatan dari Propinsi memberikan uang saku / tranport Rp. 150.000.- per siswa/ siswi dan juga kepada Guru pendamping Rp. 150.000,- 1 ( satu ) orang setiap sekolah.

Namun uang yang diberikan kepada anak didik tersebut disunat oleh kepala Sekolah dengan bervariasi.

Fitriandi pengguna kegiatan dari Balai Bahasa Propinsi dikomfirmasi awak media melalui selulernya No. 0813 7487 xxxx mengatakan,"  betul kami memberikan uang untuk masing masing anak Rp. 150.000,- melalui kepala sekolah SD masing masing.

Soal berapa yang diberikan oleh Kepala sekolah bukan tanggung jawab kami, ujarnya.

Namun ketika awak media meminta data sekolah mana saja yang ikut serta dalam lomba, tidak mau memberikan dengan alasan, kata Kepala tidak bisa diberikan.

Ada apa dengan Balai sehingga tidak mau memberikan, sepertinya ada yang  disembunyikan.

Riduan Kepsek SD 012 Sei Kemiri dikomfirmasi disekolah mengatakan,"  Rp. 70.000,- diberikan ke Siswa, Rp. 80.000- untuk Vidio dan Zoom," ujarnya.


Emi Arvija Kepsek SD 016 Bukit selasi dikompirmasi disekolah mengatakan," kami berikan kepada anak anak Rp. 60.000,- persiswa. Mereka senang kok tidak ada yang keberatan, sudah kami kumpulkan kemarin," ujarnya.

Guru Pendamping SD 025 pekan heran tak mau memberinamanya dikompirmasi di Ruangan kantor sekolah mengatakan," Memberikan Rp. 50.000,- per siswa, dan Rp. 100.000 untuk Zoom ujarnya.

Abu Qory Kepsek SD 005 dikompirmasi disekolah mengatakan ," kami berikan uang Rp. 150.000, langsung kepada anakanak didepan orang tuanya setelah pulang dari kegiatan, tidak ada kita potong satu rupiah pun. Karena dari Balai dapat juga Rp. 150.000,- untuk satu orang pendamping. Jika bapak mau percaya, boleh kita panggil anak anak," ujarnya.

Hervandi Kepsek SD 002 Kota Lama dikompirmasi di ruangannya mengatakan," Uang yang diberikan Propinsi langsung kita berikan sesuai dengan jumlahnya, karena sudah didalam Amplop. itu hak anak kita tak mau motong serupiahpun, "Ujarnya.

Suyeni Kepsek SD 003 Danau Baru dikantornya mengatakan," Rp. 100.000,- diberikan kepada anak, yang Rp. 50.000,- untuk 2 kali Zoom," ujarnya.

Lisma Suryani Kepsek SD 001 Pekan heran dikompirmasi di kantornya mengatakan,"  uang Rp.150.000,- langsung kita berikan kepada anak setelah kegiatan.

3 orang anak didik yang tak mau disebut namanya dikompirmasi awak media," 1 orang mengatakan kok Rp.60.000,- yang diberikan guru ya, 2 orang lagi mengatakan kenapa Rp. 50.000, Rp. 70.000,- ya padahal uang dari propinsi Rp. 150.000," ujar mereka.

Edi Kabid Pendas Inhu dikompirmasi diruangannya mengatakan," Kepala Dinas kemarin hanya pembukaan aja hadir, setelah itu Kadis dengan saya pulang ke kantor ," ujarnya.

Dengan hal tersebut diatas, diharap Bupati Inhu dan Sekda Inhu panggil Kepala sekolah masing masing untuk dimintai keterangan.

Juga Gubernur Riau dan Sekda Propinsi mohon periksa Pengguna kegiatan dari Balai bahasa, soalnya mereka tidak terbuka ketika dikompirmasi Awak media. 28/04/26. PINTEN S.

Lebih baru Lebih lama